Wednesday, May 30, 2012

Lovely Day



Such a wonderful day is today. Hujan yang mengalahkan teriknya matahari. Sepatu cantik yang kupakai hari ini. Rendang dan lado ijo yang nikmat sekali. Bagaimana mungkin tak menyukuri hari ini. Tidak sabar rasanya menyongsong hari esok. Ada kejutan apalagi dari Tuhan.

Ada burung kecil bertanya padaku, "Bagaimana ya agar bisa hidup tanpa beban?". Ku jawab, "Sejauh mana kau mengerti arti kata "hidup" itu sendiri? Hidup itu seperti kita, dia hanya butuh pengertian dan kepekaan, jika kita bisa maka tak ada yang namanya beban hidup".

Saturday, May 19, 2012

Untitle

Kita..
Beberapa waktu lalu rasanya luar biasa
Kemarin rasanya manis, asam dan asin
Hari ini, tak ada cerita, tak ada rasa
Bersama tapi tak sekata
Berdua tapi hampa dan kosong
Aku ragu akan sampai diujung jalan
SabdaNya tak kunjung datang karena jiwa sudah terlalu jauh
Tak kunjung pulang
Bersembunyi di balik batu kecil yang sama sekali tak membantu menutupi diri yang naif
Semangat dan gairah tak terpacu lagi
Karena kasih, cinta dan nafsu kontrolnya hanya satu yaitu kamu
Jelas tak mengerti apakah berakhir atau diakhiri
Jika ketidaksempurnaan jiwa sebagai seorang wanita adalah alasannya,
Maka akan ku lapangkan hati dan mengajarinya ikhlas
Melepas antara kita
Nurani tak bisu walau tak bersuara
Ia tak pernah mendustakan kebaikan


Wednesday, May 16, 2012

Cinta Lagi


Persoalan cinta memang rumit dan njelimet. Semakin tahun semakin banyak kerikil yang menusuk-nusuk kaki. Kelihatannya bertele-tele padahal sepele. Orang bisa saja mencerai-beraikan percintaannya hanya gara-gara saus tartar, atau hanya karena perkara upil. Berlebihan memang, tapi tak ada yang tidak berlebihan dalam hal bercinta.
Ada rasa ketidaknyamanan yang bergelayut di hati, ia terkadang bergelitik, bertanya-tanya. Apa ini soal kejenuhan akan menaklukkan dunia ataukah getir-getir galau ini datangnya karena kita tak lagi saling suka dan jatuh cinta layaknya ABG yang mabuk gejolak cinta membara darah muda?
Hari berganti malam, tapi semuanya tetap seperti ini, membosankan sekali.  Berlari ke padang rumput hijau bercahaya pun rasanya percuma, tak ada yang mengilhami untuk menjadi manusia yang utuh. Aku hanya terpaku menatap langit-langit, diam beberapa saat kemudian memutuskan untuk berangkat lelap.
Life is like we’re walking in the rain. We can hide and take a shelter or we can run through it and get weat.